Oleh :
Gus Ma'ruf Khozin
( Direktur Aswaja Center NU Jatim )
Ada orang kaya di Bani Israil yang meninggal tanpa meninggalkan jejak siapa pembunuhnya. Tetapi Allah akan selalu memberi tahu siapapun pelaku pembunuhan. Hal ini diabadikan dalam firman-Nya
وإِذْ قَتَلْتُمْ نَفْسًا فَادَّارَأْتُمْ فِيهَا ۖ وَاللَّهُ مُخْرِجٌ مَّا كُنتُمْ تَكْتُمُونَ
(Al-Baqarah: 72) - "Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan."
Karena di zaman itu ada Nabi Musa maka Allah berikan mukjizat untuk mengetahui siapa pembunuhnya. Di zaman kita saat ini -karena sudah tidak ada Nabi lagi- maka cara mengetahui sebab kematian yang pada akhirnya terbongkar siapa pelaku pembunuhan adalah dengan cara otopsi.

Posting Komentar